Selasa, 06 Desember 2011

The Legend Of Dracula

Banyak mitos atau legenda yang diceritakan secara turun temurun dan salah satunya adalah mitos tentang Sejarah Drakula atau vampir. Drakula adalah makhluk bertaring yang menghisap darah manusia atau hewan. Menurut Devendra P. Varma, mitos drakula pertama kali mucul di India, Nepal dan Tibet. 

Di Eropa, kepercayaan terhadap adanya drakula ini banyak dipengaruhi oleh agama Kristen. Gereja mengakui bahwa drakula ada dan merupakan pesuruh setan. Keberadaan drakula secara resmi dikabarkan tahun 1215. Gereja juga menyatakan bahwa mereka adalah satu-satunya institusi yang mampu memberantas drakula.

Sekarang mungkin akan terdengar aneh jika ada yang percaya dengan drakula. Namun di tahun 500 sebelum masehi dan abad pertengahan, hampir semua orang percaya akan setan dan drakula.

Penyebab Orang-orang Percaya Pada Dracula

Pada abad ke 14, orang sudah mulai menyangkutpautkan musibah dengan drakula. Pada tahun 1348 ketika terjadi wabah penyakit di Eropa dan membunuh sekitar 25 juta manusia, mereka menyalahkan drakula sebagai biang keladinya. Mereka menduga keluarga yang meninggal disebabkan karena drakula, dan orang yang mati terbunuh adalah drakula itu sendiri.

Kecurigaan makin meningkat dan semua orang menjadi was-was. Salah satu penyebab mereka percaya drakula adalah karena hingga abad 20, kebanyakan orang belum berpendidikan bahkan tak bisa membaca dan menulis.

Orang-orang jaman dulu percaya seseorang bisa menjadi drakula bila digigit oleh drakula, juga bila orang tersebut melakukan kejahatan seperti pembunuhan atau bunuh diri. Orang yang tak bersalah pun bisa menjadi drakula dan menuntut balas, jika orang tersebut menjadi korban pembunuhan. Selain itu. orang yang mati di usia muda juga bisa kembali sebagai drakula untuk memperpanjang usianya.

Di Bulgaria, orang yang terlahir sumbing dianggap mirip drakula. Di Yunani, dimana kebanyakan penduduknya bermata coklat dan rambut gelap, jika ada yang bermata biru atau rambutnya merah nantinya setelah mereka meninggal akan menjadi drakula. Di Rumania, anak ketujuh dari anak ketujuh nantinya bisa menjadi drakula.

Bagaimana Membunuh Drakula?

Banyak cara, yang kabarnya, bisa membunuh drakula, diantaranya:

• Menghujamkan benda tajam ke jantungnya
• Memenggal kepala drakula
• Di Rumania, orang menusukkan garpu ke mata orang mati yang dianggap drakula
• Menancapkan pipa panjang ke kuburan untuk mencegah drakula keluar lagi dari kubur
• Dibakar dan abunya dikubur atau disebar di sungai 

Hingga saat ini sejarah drakula masih merupakan mitos yang tetap melegenda. Terbukti dengan maraknya buku cerita fantasi yang mengambil drakula sebagai tokoh utamanya. Sebut saja novel Twilight yang sukses baik buku maupun filmnya. Sampai kapan drakula akan terus berjaya? Sepertinya masih dalam waktu yang lama.

Sumber : http://www.anneahira.com/sejarah-dracula.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar