Minggu, 04 Desember 2011

Mermaid's History

 Putri Duyung..

Wanita cantik berambut panjang terurai dengan badan menyerupai ikan dari pinggang hingga ekor, bersuara merdu, suka berjemur di karang dan tepi pantai. Itulah gambaran umum tentang sosok putri duyung. Legenda dan kisah duyung ini tersebar ke mana-mana. Hampir setiap negara memiliki cerita tentang putri duyung dengan versi yang berbeda-beda. berikut ini beberapa contohnya :

Putri Duyung dari Assyria

Berdasarkan penelitian sejarah, cerita tentang putri duyung pertama kali ditemukan di Assyria, kerajaan yang berpusat di hulu sungai Tigris, Mesopotamia, Irak, wilayah peradaban tua Babilonia. Cerita itu berkisah tentang putri duyung yang selalu menggoda para pelaut. Bila para pelaut tersebut tergoda maka akan terkena musibah bahkan kematian.

Oleh karenanya, masyarakat Babilonia sangat menghormati putri duyung tersebut. Bahkan, mereka menyembahnya sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes. Dalam legendanya, mereka mempercayai bahwa putri duyung berasal dari seorang Dewi Atargatis yang menceburkan diri ke dalam danau karena malu telah membunuh seorang pemuda gembala yang dicintainya.

Putri Duyung dari Yunani

Cerita ikan duyung dari Yunani ini begitu popular di masyarakat sehingga pernah menjadi gambar yang menghiasi koin suku Corinthian, Yunani kuno. Tahun  500 SM Anaximander, seorang filsuf dari Ioni, Yunani berpendapat bahwa manusia asalnya dari sebuah spesies binatang air.

Walaupun sebenarnya teori ini merupakan cikal bakal teori evolusi, namun tak ayal pendapatnya tersebut dianggap sebagai pembenaran bahwa duyung adalah binatang air yang berevolusi menjadi manusia.

Putri Duyung dari Maluku

Dari tanah air legenda putri duyung juga ada, tepatnya dari bumi Maluku. Berdasarkan buku yang diterbitkan di Amsterdam, Belanda tahun 1718 terungkap fakta bahwa pernah ditemukan monster dengan wujud wanita setengah ikan di perairan Amboyna, kepulauan Maluku, Indonesia.

Setelah tertangkap “putri duyung” tersebut disimpan di akuarium besar. Pada saat diukur, makhluk tersebut mempunyai panjang tubuh 147,5 cm dengan bentuk mirip belut laut. Namun sayangnya, makhluk tersebut hanya bertahan hidup lebih kurang 4,5 hari lalu mati.

Menurut buku tersebut selama di akuarium makhluk aneh tersebut diberi makanan ikan-ikan kecil serta hewan laut lainnya seperti udang, cumi, teripang dan lain-lain, namun makanan tersebut tidak dimakan.

Putri Duyung dari Jepang

Menurut orang Jepang, berdasarkan kepercayaan Shinto di Kota Fujinomiya dekat kaki Gunung Fuji, Jepang, jika manusia memakan daging putri duyung, maka ia akan memperoleh keabadian. Legenda tersebut begitu hidup di tengah masyarakat Jepang yang modern, padahal cerita tersebut berasal dari legenda kuno 1.400 tahun yang lalu.  


Sumber : http://www.anneahira.com/putri-duyung.htm                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar